Puluhan Tahun Menanti, Warga Taba Gindo Baru Andalkan Jembatan Gantung Tua
MUSI RAWAS, updatesumsel.com. – Persoalan akses transportasi masih menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Taba Gindo Baru, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Selama puluhan tahun, warga setempat masih mengandalkan jembatan gantung sebagai satu-satunya akses penghubung menuju desa.
Kondisi jembatan yang sudah tua dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Kendaraan roda empat belum dapat melintas, sehingga mobilitas warga, termasuk pengangkutan hasil pertanian, menjadi terkendala.
Kondisi tersebut semakin terasa ketika masyarakat menggelar hajatan. Peralatan organ tunggal atau perlengkapan lainnya harus dibawa secara gotong royong melewati jembatan gantung untuk sampai ke lokasi kegiatan.
Tidak hanya kegiatan sosial, keterbatasan akses juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Saat musim hujan, persoalan semakin serius. Debit air sungai yang meningkat membuat kondisi sekitar jembatan menjadi licin dan berisiko bagi warga yang melintas. Di sisi lain, hasil panen masyarakat juga sulit diangkut keluar karena kendaraan roda empat tidak dapat masuk hingga ke wilayah desa.
Warga Desa Taba Gindo Baru, khususnya Dusun 3, berharap pembangunan jembatan beton permanen yang selama ini menjadi harapan masyarakat dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
Kepala Desa Taba Gindo Baru, Ujang Suriyatan, meminta pemerintah melihat langsung kondisi akses yang selama ini digunakan masyarakat.
"Kami mohon kepada Ibu Bupati Musi Rawas untuk melihat kondisi kami. Kami membutuhkan jembatan beton permanen, bukan hanya jembatan gantung. Ini untuk masa depan anak-anak kami," ujar Ujang saat ditemui awak media, 01/10/2026.
Menurut warga, pembangunan jembatan permanen bukan hanya menyangkut kelancaran transportasi, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan kemudahan masyarakat memperoleh akses pendidikan serta pelayanan kesehatan.
Masyarakat berharap persoalan akses tersebut mendapat perhatian serius dan pembangunan jembatan permanen dapat segera diwujudkan, sehingga warga tidak lagi bergantung pada jembatan gantung yang selama ini menjadi satu-satunya penghubung Desa Taba Gindo Baru.(Red MK)

Posting Komentar untuk "Puluhan Tahun Menanti, Warga Taba Gindo Baru Andalkan Jembatan Gantung Tua"